Polisi Belum Temukan Titik Terang

Bayi Diculik di RSUD Semarang

Polisi Belum Temukan Titik Terang

- detikNews
Senin, 11 Jan 2010 12:25 WIB
Polisi Belum Temukan Titik Terang
Semarang - Bayi pasangan M. Yahron dan Dwi Setyowati, yang diculik dari RSUD Semarang, belum ditemukan. Polisi mengaku terus berusaha mengungkap kasus ini, namun belum menemukan titik terang.

Kapolresta Semarang Selatan, AKBP Nurkholis, menegaskan pihaknya sudah bekerja maksimal. Mulai dari olah TKP, pemeriksaan sejumlah orang, penyebaran sketsa pelaku dan bayi, dan operasi di lapangan. Hasilnya belum cukup menggembirakan.

"Kami masih berusaha mengungkapnya. Tim kami sudah bergerak kemana-mana," kata Nurkholis kepada detikcom, Senin (11/1/2010).

Nurkholis mengungkapkan, berulang kali pihaknya menemukan atau mendapatkan laporan penemuan bayi. Terakhir, laporan datang dari Banjarnegara. Namun ketika dicek sidik kaki, darah, dan DNA-nya, bayi tersebut tidak cocok dengan bayi yang diculik di RSUD Semarang.

"Kini, secara fisik bayi itu jelas berubah drastis. Jika ditemukan, mungkin orang tuanya tak mengenali. Karena itu, kami mengandalkan tes-tes seperti itu," paparnya.

Bayi pasangan Yahron dan Dwi, warga Bosari, Guntur, Demak, diculik saat dimandikan perawat magang, Kamis (22/10/2009). Saat itu, bayi berjenis kelamin laki-laki itu baru berumur dua hari. Penculik mengambil alih bayi dengan cara mengaku sebagai kerabat Yahron dan Dwi.

Polisi telah menggambar sketsa penculik. Karakternya, perempuan, berusia 30an tahun, rambut ikal sebahu. Sketsa itu telah disebar ke berbagai daerah, termasuk keluar Jateng.

Karena tak kunjung ditemukan, Yahron dan Dwi mengadu ke Komnas Perlindungan Anak, Sabtu (9/1) lalu.

(try/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads