Sekretaris Menko Polkam Sudi Silalahi Dikabarkan akan Diganti
Kamis, 15 Apr 2004 00:56 WIB
Jakarta - Kantor Menko Polkam kembali diguncang isu. Kalau sebelumnya beredar isu Susilo Bambang Yudhoyono akan mundur sebagai Menko Polkam, dan terbukti, kini berhembus isu Sekretaris Menko Polkam Letjen TNI Sudi Silalahi akan diganti. Isu penggantian Sudi Silalahi ini mulai santer sejak Selasa (13/4/2004) malam kemarin.Namun ketika sejumlah wartawan menanyakan kebenaran kabar ini kepada sejumlah pejabat di lingkungan Menko Polkam, tidak ada yang bisa mengkonfirmasikannya. Bahkan ketika wartawan mencoba konfirmasi langsung pada Sudi Silalahi di kantor Menko Polkam, Jl. Medan Merdeka Barat, yang bersangkutan tidak bisa ditemui.Namun akhirnya ada juga pejabat di jajaran Polkam yang bersedia buka mulut. Seorang sumber yang dihubungi detikcom, Rabu (14/4/2004) malam, yang sebelumnya juga enggan berbicara, membenarkan kabar itu. Menurut dia, kabar itu mulai santer beredar di lingkungan Menko Polkam sejak Senin (12/4/2004) malam.Bahkan, menurut sumber yang menolak disebut namanya ini, ada dua pejabat di kantor Menko Polkam yang akan diganti. Selain Sudi Silalahi, juga akan diganti Deputi I Bidang Politik dalam Negeri M. Yasin yang berpangkat Mayjen TNI. Namun sumber tersebut tidak tahu pasti alasan pergantian ini. Sebab selama ini tidak ada pemberitahuan tentang rencana ini, baik dari Menko Polkam ad interim Hari Sabarno maupun dari Istana Merdeka.Ketika ditanya apakah benar pergantian ini karena Sudi Silalahi dinilai Presiden Megawati sebagai pendukung berat pencalonan SBY sebagai presiden pada pemilihan presiden mendatang, sumber tersebut menyatakan tidak tahu. "Kalau pun memang mendukung, apakah suara di pejabat di Polkam mempengaruhi pemilihan," ujarnya.Apakah benar penggantian ini ada kebijakan Mabes TNI yang akan menarik semua perwira tingginya yang dikaryakan di departemen ke Cilangkap? Lagi-lagi dia mengaku belum tahu adanya kebijakan seperti itu. Yang diketahuinya baru ada kebijakan untuk menarik anggota TNI yang dikaryakan pada level ajudan, pengawal, dan sopir. Sedang untuk eselon tingkat I dan II belum ada.Sumber tersebut juga menyatakan merasa aneh dengan rencana penggantian ini. Sebab, sesuai dengan administrasi yang berlaku, pergantian selalu diberitahukan kepada jajaran deputi melalui rapat. Kemudian dibawa ke Presiden, dan baru keluar keputusan presiden. Ditanya siapa pengganti Sudi Silalahi, sang sumber menyebut nama Deputi IV Bidang Keamanan Nasional Demak Lubis yang merupakan perwira polisi berbintang dua. Sedang pengganti M Yasin adalah seorang staff ahli Menteri Dalam Negeri bernama Sonjuangan Situmorang.
(gtp/)











































