"Situasi berada di bawah kontrol dan orang-orang tidak perlu khawatir. Saya ingin mengingatkan masyarakat untuk tidak dipengaruhi oleh laporan di internet atau pesan teks," ujar Datuk Seri Hishammuddin lewat situs berita www.bernama.com yang dikutip detikcom, Senin (11/1/2010).
Dalam insiden di Miri, kaca jendela Gereja Gembala yang telah hancur setelah dilempar dengan batu bata, dilaporkan telah diperbaiki. Selain itu, gereja Katolik St Louis juga ikut dilempar dengan bom molotov tapi tidak mengalami kerusakan berarti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita perlu menjelaskan kepada orang-orang di luar negeri masalah ini telah dimainkan oleh pihak-pihak tertentu. Jadi kita akan bertemu para pihak terkait dan saya sendiri yang akan menjelaskan kepada mereka," katanya.
Hishammuddin juga membantah pernyataan segelintir yang menyebut UMNO (United Malays National Organisation) dan pemerintah berada dibalik kekacauan ini. "Saya, sebagai menteri dalam negeri dan wakil presiden UMNO, ingin mengingatkan orang-orang yang menyebut UMNO dan pemerintah untuk tidak mencari masalah dan bermain dengan api," jelasnya.
"Tuduhan bahwa UMNO berada di balik semua ini adalah kebohongan besar," pungkasnya.
(fiq/lrn)










































