Golkar Jalin Koalisi Tengah
Rabu, 14 Apr 2004 18:04 WIB
Jakarta - Partai Golkar berencana membentuk koalisi tengah menjelang pemilihan presiden mendatang. Inti koalisi ini nantinya akan dipegang oleh partai berlambang beringin ini."Kami tidak menyaingi siapa-siapa. Tentu mereka (forum bersama untuk menyelamatkan bangsa) berusaha untuk memenangkan presidennya sah-sah saja. Dan kami ingin ada koalisi tengah. Inti koalisi ini adalah partai tengah. Dan partai tengah itu adalah Golkar. Partai luar pun boleh bergabung tapi inti koalisi itu tetap partai pemenang pemilu."Demikian ungkap Wasekjen Partai Golkar Bomer Pasaribu, kepada wartawan seusai menjadi pembicara dalam diskusi di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/4/2004) sore.Bomer menambahkan koalisi yang akan dibangun nanti juga akan terdiri dari teknokrat, nasionalis, agama dan militer. "Kalau koalisi kanan atau kiri akan sulit investor masuk. Kita tidak bisa atasi krisis kalau tidak memiliki market confidence, apalagi uang terbatas. Jadi, bagaimana nantinya koalisi tengah itu bisa menjamin program pemerintah bisa dijalankan," cetusnya.Dirinya mengharapkan forum yang dibangun Amien Rais cs itu bisa menjadi kelompok penyeimbang (balancing power). "Kami bermimpi nanti ada koalisi tengah dan ada yang menjadi balancing power atau oposition power atau alternative power. Silakan saja ada koalisi lain asal tidak hanya seperti sekarang ini yang namanya koalisi pelangi. "Jadi, tidak semua parpol duduk di pemerintahan. Biarkan sebagian untuk menjadi check and balances. Ini untuk mengoreksi pemerintahan yang berkuasa supaya jangan lupa diri," kata Bomer.Ketika disinggung soal siapa parpol yang akan diajak berkoalisi, mantan menteri tenaga kerja ini mengatakan hal tersebut masih akan menunggu konvensi Partai Golkar pada 20 April mendatang. "Tunggu tanggal 20 dan finalnya konfigurasi hasil pemungutan suara. Yang jelas, platformnya tidak jauh dari yang kami bilang," demikian Bomer Pasaribu.
(asy/)











































