"Sebelumnya kami menerima pengaduan dari masyarakat bahwa ada penyimpangan-penyimpangan di Rutan Pondok Bambu, termasuk fasilitas-fasilitas untuk para napi," kata Sekretaris Satgas, Denny Indrayana, dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (10/1/2010) pukul 22.00 WIB.
Menurut Denny, begitu mendapat informasi itu, Tim Satgas kemudian merencanakan untuk melakukan sidak ke Rutan Pondok Bambu. Agar sidak ini berlangsung mulus, Satgas melakukan koordinasi dengan Menkum dan HAM.
"Kami setelah magrib mendatangi rumah dinas Menkum HAM. Kami memberitahu dan beliau mempersilakan. Sidak diputuskan tanpa keikutsertaan Menkum HAM. Sebab, kalau Menkum HAM ikut, nanti malah tidak bisa apa adanya," kata Denny.
Akhirnya sekitar pukul 19.00 WIB, Tim Satgas sampai di Rutan Pondok Bambu. Ada empat anggota Satgas yang melakukan sidak, yaitu Denny Indrayana, Mas Achmad Santosa, Yunus Husein, dan Herman Effendi.
Satgas melakukan sidak hingga pukul 22.00 WIB. Satgas mengecek sel lima napi perempuan dan bertatap muka dengan mereka. Kelima napi yang disidak oleh Satgas adalah Artalyta Suryani (Ayin), Aling, Darmawati, Ines Wulandari, dan Eri.
(asy/lrn)











































