Ketua panitia Peringatan 44 tahun Tritura dan Silaturahmi angkatan 1966 Sutopo Troenokromoro mengatakan, andil Sarwo Edhie dalam upaya memberangus G30 S-PKI saat itu sangat besar.
"Andil beliau dalam Tritura besar sekali," kata mantan Ketua Komisariat HMI Bandung, saat ditemui di Graha Tirta Siliwangi, Jalan Lombok No 10, Bandung, Minggu (10/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usulan Sarwo Edhie menjadi pahlawan nasional sendiri, diakui Sutopo, sudah terpikir sejak lama. Namun demikian, ia dan juga rekan aktivis lainnya belum membicarakan secara formil kepada sejarawan terkait usulannya itu.
"Secara formil seperti seminar atau sarasehan belum pernah," katanya, seraya menambahkan dirinya dan juga aktivis lainnya pernah membicarakan usulan itu kepada pakar sejarah Anhar Gongong.
"Kalau ketemu, ya ngomong-ngomong (usulan)," paparnya.
Selain itu, usulan tersebut juga sebagai bentuk mengenang jasa Sarwo Edhie dalam penumpasan Gestapu saat itu. "Supaya kaum muda sekarang tidak melupakan jasa beliau," tandas Sutopo.
Hadir pula dalam kesempatan itu, Hariman Siregar, Bagir Manan, dan mantan Panglima TNI Endriartono Sutarto. (ahy/iy)











































