Hal ini diceritakan oleh Rahmat, Ketua RT 04/02 Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Teman kontrakan korban yang melaporkan kematian Eni yakni Andri (25), Ani Minarti (46) warga Blitar dan Elizabeth (35) warga Malang.
Mereka bertiga melaporkan kematian Eni Sabtu (9/1/2010) kepada Rahmat. Usut punya usut, Eni justru telah lebih dulu tewas sejak 5 hari lalu. Dan hari kematian Eni adalah hari ke-34 ia berpuasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjelasan Elizabeth menjadi jawaban atas kebingungan warga sekitar. Beberapa hari belakangan ini, warga Kosambi terganggu dengan bau bangkai.
Bau bangkai tersebut mengarah kepada rumah kontrakan Eni. Namun warga masih menganggap itu adalah bau bangkai kucing atau tikus. Namun yang aneh, di ventilasi pintu rumah Eni, lalat hijau banyak yang mengerubungi.
Saat ditemukan, kondisi Eni sangat mengenaskan. Badan Eni sebagian sudah ada yang membusuk. Di beberapa bagian tubuh Eni lainnya juga terlihat mengeluarkan air.
Kini jasad Eni sudah dibawa ke RSCM untuk diotopsi oleh pihak kepolisian. Ketiga rekan Eni juga dibawa ke Polsek Cengkareng untuk dimintai keterangannya. (mok/)











































