Menurut GM Merpati Region Makassar, Donny Rurut yang dihubungi detikcom, pihak Merpati tidak berani memberangkatkan pesawatnya dengan kondisi mesin pesawat yang tidak fit, sementara cuaca di wilayah Makassar dan sekitar sangat ekstrim. "Kami sudah berusaha memberi pengertian pada seluruh penumpang kami tentang kondisi cuaca buruk yang bisa mengancam keselamatan penerbangan, namun ada beberapa penumpang tidak mau tahu dan tetap menunggu di Bandara," pungkas Donny.
Pihak Merpati sendiri sudah menginapkan para penumpangnya di sejumlah hotel transit di sekitar Bandara. Beberapa penumpang di antaranya memilih tetap berdiam di Ruang Tunggu Bandara. Selain itu, pihak Merpati juga memilih mengistirahatkan pesawat sebelumnya, yakni Merpati MZ 766, dengan mendatangkan pesawat yang baru dari Jakarta.
(mna/Rez)











































