Tanpa sepengetahuan keluarganya, warga Jl. Bantan, Gang Melati, Dusun XI, Bandar Klippa, Kabupeten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) ini berjalan kaki ke kawasan lintasan KA. Dia kemudian dengan sengaja meletakkan lehernya dia tas rel menunggu KA melintas. Saat KA dari arah Medan menuju Kisaran melintas sekitar pukul 03.00 WIB, tanpa ampun lehernya pun langsung terlindas.
Anak kandung korban, Tumini mengatakan, korban memderita penyakit lambung sejak November 2009. Penyakit ini sangat membuat korban tersiksa. Rendahnya tingkat perekonomian keluarga, membuat korban putus asa.
"Bapak sakit lambung sudah lama. Kami tidak punya uang untuk bawa bapak berobat. Tapi tidak nyangka bapak bunuh diri karena ini," kata Tumini terisak.
Polsekta Percut Sei Tuan yang turun ke lokasi kejadian, langsung melakukan identifkasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke ruang instalasi jenazah Rumah Sakit Umum (RSU) Pirngadi Medan untuk diotopsi.
(rul/djo)











































