"Iya, sudah ditemukan di bawah jembatan, sebelum pertigaan terminal bus Pulogadung," kata Kasat Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Nico Affinta, saat dihubungi detikcom, Sabtu (8/1/2010).
Menurut dia, polisi masih melakukan evakuasi kepala itu. "Kami mau angkat kepalanya dulu, ya," ujar Nico.
Mayat bocah laki-laki yang ditemukan tewas terpotong 4 bagian di proyek Banjir Kanal Timur (BKT) Cakung, Jakarta Timur, pada Jumat 8 Januari 2010.
Saat ditemukan, potongan tubuh bocah malang ini dimasukan ke dalam kardus minuman mineral berukuran 1,5 liter dengan dibungkus plastik hitam.
Saat ini korban sudah dibawa ke RS Polri, Jaktim. Polisi menduga korban mengalami sodomi sebelum dibunuh.
(aan/irw)











































