Menurut pejabat-pejabat intelijen Inggris, Umar Farouk mengatakan bahwa sekitar 20 pemuda muslim lainnya sedang bersiap di Yaman untuk menggunakan teknik yang sama untuk meledakkan pesawat. Demikian seperti diberitakan CBS dan dilansir kantor berita AFP, Sabtu (9/1/2010).
Umar Farouk ditahan menyusul upayanya meledakkan pesawat Northwest Airlines Flight 253 dari Amsterdam, Belanda menuju Detroit, AS. Pria Nigeria itu naik ke pesawat dengan menyembunyikan bahan peledak yang dijahit ke celana dalamnya. Pemuda berusia 23 tahun itu gagal meledakkan bom tersebut dan dibekuk oleh penumpang dan kru pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam persidangan awal di pengadilan federal Detroit, Umar Farouk melalui pengacaranya mengaku tak bersalah atas 6 tuntutan yang diajukan terhadap dirinya.
(ita/ita)











































