Soal Pemilu, PBR Adukan Bupati Kendal ke Mendagri

Soal Pemilu, PBR Adukan Bupati Kendal ke Mendagri

- detikNews
Rabu, 14 Apr 2004 14:11 WIB
Jakarta - Partai Bintang Reformasi (PBR), Rabu siang ini (14/4/2004), berencana mengadukan Bupati Kendal, Hendy Boendoro, ke Mendagri Hari Sabarno. Hendy dituding telah melakukan intimidasi terhadap guru SD dan TK se-Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, agar memilih PDIP dalam Pemilu 5 April lalu."Kami ingin meminta klarifikasi ke Mendagri, apakah ada instruksi agar memilih salah satu parpol adalah secara lokal atau nasional. Dan banyak juga guru dan PNS yang merasa diintimidasi. Kami meminta agar Mendagri melindungi mereka," kata Ketua harian PBR, Zaenal Maarif, kepada wartawan di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu pukul 13.50 WIB.Maarif menambahkan, barang bukti yang akan diserahkan ke Mendagri adalah berupa kaset VCD yang berisi rekaman pembinaan anggota paguyuban keluarga cabang dinas P&K Kec. Boja Kab. Kendal pada 31 Maret lalu. Rekaman ini menjadi barang bukti adanya instruksi tersebut. "Apakah semacam ini diperbolehkan?" tanya Maarif.Kaset rekaman yang diputar di depan wartawan itu tampak jelas pegawai negeri sipil yang hadir masih mengenakan seragam. Ada spanduk merah berlogo PDIP dan P&K (istilah Diknas tempo doeloe-red). Selain, guru TK dan SD, tampak hadir juga yakni Camat Boja, Anton Taufan serta Kepala Cabang Dinas P&K kec. Boja, Sukidjo.Selain akan mendatangi Depdagri, PBR juga akan menemui Mendiknas Abdul Malik Fajar. "Kami juga kan menanyakan Mendiknas apakah guru-guru yang dikumpulkan ini diperintah dari Jakarta. Yang jelas, kami tidak akan menandatangani hasil pemilu kalau masalah ini tidak diusut terlebih dahulu," demikian Zaenal Maarif. (nrl/)



Berita Terkait