"Densus 88 itu siapa? Itu mantan anak buah Susno waktu di Bareskrim dulu. Tidak perlu takut, kenapa takut kalau anak buah datang?" jelas pengamat kepolisian, Alfons Loemau ketika dihubungi detikcom, Jumat (8/1/2010).
Alfons menambahkan sebagai seorang perwira tinggi polisi berbintang tiga, tidak sepatutnya Susno meresahkan hal semacam ini. Apalagi alasan kedatangan Densus 88 tersebut ke rumah Susno hanya untuk menarik mobil dinas Susno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alfons juga meminta agar Susno tidak terlalu mempersoalkan penarikan fasilitas ini. Tentu fasilitas yang diperuntukan bagi seorang perwira tinggi non job dengan seorang kabareskrim berbeda.
"Fasilitas itu kan berkaitan dengan faktor keamanan dan untuk ketepatan waktu saat bertugas, sebagai perwira tinggi non job, memang tidak memiliki hak untuk pengawalan," jelasnya.
Sebelumnya, Komjen Pol Susno Duadji mengaku didatangi truk Densus 88 di kediamannya. Hal tersebut mengagetkan dan membuat anak istrinya ketakutan. Awalnya, Mabes Polri membantah telah mengirimkan tim Densus 88 ke rumah Susno hingga akhirnya 'meralat'. Mabes Polri mengaku kedatangan anggota Densus tersebut hanya untuk mengambil mobil dinas Susno.
Polri juga awalnya membantah menarik fasilitas ajudan, sopir dan pengawal Susno. Namun belakangan membenarkannya dengan alasan penarikan itu untuk fasilitas Kabareskrim, sedangkan Susno tak lagi menjabat sebagai kepala divisi penyidik itu.
(rdf/rdf)











































