Mega Minta Daerah Tidak Terpengaruh Sikap Aliansi Parpol
Rabu, 14 Apr 2004 13:30 WIB
Jakarta - Presiden Megawati meminta semua daerah di Indonesia tidak terpengaruh dengan sikap aliansi 19 politisi parpol yang menolak hasil Pemilu dan minta Pemilu ulang."Ibu Presiden minta laporan mengenai kondisi keamanan di berbagai daerah, terutama setelah adanya sikap penolakan dari aliansi politisi parpol yang menolak hasil Pemilu dan minta Pemilu ulang."Demikian disampaikan Mendagri Hari Sabarno di Mabes Polri Jakarta, Rabu (14/4/2004). Dia menuturkan jalannya teleconference tertutup antara Megawati dengan Gubernur, Kapolda, dan KPUD se-Indonesia."Ibu minta agar di daerah-daerah tidak terpengaruh dengan sikap tersebut. Karena negara-negara lain saja yang menjadi pemantau telah mengakui Pemilu berjalan dengan baik," ujarnya.Selain itu, lanjut dia, Mega menanyakan langkah-langkah yang ditempuh oleh KPUD untuk memberikan kepastian kalau seluruh pemilih terdaftar. Sehingga nanti saat pendaftaran pemilih mulai 25 April sampai 10 Mei 2004 seluruhnya harus didaftar ulang."Siapapun yang mempunyai hak pilih harus dipastikan terdaftar. Untuk itu KPUD akan bekerja sama dengan aparat birokrasi pemerintahan di daerah seperti RT, RW dan seterusnya," tutur Hari.Kembali ke soal aliansi politisi parpol, Hari mengingatkan agar mereka yang tidak bisa terima hasil Pemilu menyalurkannya ke Panwaslu.Akankah ada Pemilu ulang? "Mereka yang ngomong suruh ngulang sendiri. Kalau ada bukti-bukti konkrit, bisa saja diulang. Tapi berdasarkan data yang akurat. Jadi jangan asal ngomong saja. Karena kita berpedoman bukan dari data tabulasi nasional, tapi dari yang manual," ujarnya."Kalau ada kecurangan dan minta diulang, tolong tunjukkan di TPS mana, kecamatan mana, kelurahan mana. Jadi jangan sampai hanya katanya, katanya, katanya saja," tukas Hari.
(sss/)











































