Pendukung Jefri Noer Demo Lagi
Rabu, 14 Apr 2004 12:28 WIB
Pekanbaru - Sekitar 1.000 orang pendukung mantan Bupati Kampar Jefri Noer kembali demo. Mereka minta alasan pemberhentian Jefri secara hukum, bukan politis.Demonstran tiba di halaman Kantor Gubernur Riau jalan Sudirman Pekanbaru pukul 11.30 WIB, Rabu (14/4/2004). Mereka menumpang sekitar 40 unit mobil L-300 dan 20 unit bus kota. Demo pertama digelar Senin lalu.Tuntutan mereka masih sama, yakni agar Gubernur Riau Rusli Zainal menaati hukum dengan mengembalikan jabatan bupati Kampar kepada Jefri.Menurut korlap Ali Akbar, aksi tersebut merupakan dukungan moral kepada Jefri yang telah dinonaktifkan oleh Mendagri Hari Sabarno."Penonaktifan itu sama sekali tidak dilandasi prosedur hukum yang berlaku, melainkan lantaran adanya tekanan massa yang tidak senang terhadap Jefri dengan mengedepankan ribuan siswa sebagai tameng politik," ujarnya.Karena itu, lanjut dia, pihaknya ingin bertemu gubernur agar masalah pemberhentian Jefri dapat diselesaikan dengan jalur hukum.Sekadar mengingatkan, Jefri diberhentikan karena kasus dugaan pelecahan dan penghinaan terhadap Kepala Sekolah SMUN 1 Air Tiris, Abdul Latif. Lalu muncul solidaritas guru dan puluhan ribu siswa yang melakukan mogok belajar mengajar, serta menuntut Jefri mundur. DPRD Kampar kemudian merekomendasikan pemberhentian Jefri. Selang beberapa lama, Mendagri memberhentikan Jefri."Peristiwa itu semestinya disikapi lewat jalur hukum, bukan mekanisme politik. Kalau mereka merasa dilecehkan, mestinya lapor polisi dan membawa kasus ini ke pengadilan. Kalau terbukti Jefri melecehkan profesi guru, barulah ada sikap politk tegas dari DPRD untuk memberhentikan. Tapi nyatanya jalur itu tidak mereka tempuh," tukas Ali.Menurut dia, demo yang melibatkan guru dan siswa itu merupakan tindakan sekelompok masyarakat Kampar saja, tidak ada dukungan penuh dari selurubh komponen yang ada di Kampar."Kami minta Kapolda Riau Brigjen Pol Deddy S Komaruddin untuk menelusuri dalang pengerahan massa yang melibatkan guru dan siswa di Kampar," ujar Ali.Menurut informasi, Gubernur Riau tidak ada di kantornya. Dia sedang ada di ruangan Kapolda Riau untuk melakukan teleconference dengan Presiden Megawati.
(sss/)











































