Polisi: Korban Dibunuh 2 Hari Lalu, Baru Dimutilasi Tadi Malam

Bocah Dimutilasi di BKT Cakung

Polisi: Korban Dibunuh 2 Hari Lalu, Baru Dimutilasi Tadi Malam

- detikNews
Jumat, 08 Jan 2010 14:17 WIB
Polisi: Korban Dibunuh 2 Hari Lalu, Baru Dimutilasi Tadi Malam
Jakarta - Mayat bocah yang dimutilasi di proyek Banjir Kanal Timur (BKT) Cakung diduga dibunuh 2 hari yang lalu. Namun tubuh korban baru dipotong sekitar tadi malam.

"Kata dokter itu sudah 2 hari meninggal. Kemungkinan baru dipotong tadi malam," kata Kapolsek Cakung Kompol Yudi Sulistianto di Polsek Cakung, Jl Raya Bekasi, Jakarta Timur, Jumat (8/1/2010).

Menurut Yudi, hasil visum luar, memang terlihat anus korban rusak sehingga diduga telah dilakukan sodomi.

"Ya kita pikir ada sodomi karena ada kerusakan di anus. Tapi ini baru visum luar, belum otopsi," jelasnya.

Hingga kini, polisi masih memeriksa 2 saksi mata penemuan kotak kardus berisi mayat potongan tubuh korban. "Saksi diperiksa saat ini dua orang. Namanya Ardi dan Muhedi. Warga sekitar sini," imbuhnya.

Kronologi


Dalam pemeriksaan, Ardi dan Muhedi menceritakan kronologi penemuan potongan tubuh mayat. Pada pukul 05.45 WIB, Ardi keluar dari rumah dan berniat mencari rokok. Ternyata warung rokok tutup, Ardi pun terus berjalan dan melihat sebuah kotak kardus.

Ardi menghiraukannya. Terus berjalan, Ardi kemudian bertemu dengan Sariah. Kepada Sariah, Ardi mengatakan melihat kotak kardus di dekat jembatan dan mengajak bersama-sama untuk mengecek isi kardus tersebut.

"Tapi Sariah nggak mau karena dia buru-buru mau ke kantor. Akhirnya ketemu Muhedi dan Muhedi mau diajak buka dus," cerita Yudi dari keterangan Ardi.

Ardi kemudian membuka kardus itu dengan menggunakan bambu. Karena penasaran, Ardi memberanikan diri membuka kardus itu dengan tangannya langsung. Setelah dibuka, Ardi melihat isi dalam kardus seperti daging.

"Akhirnya dia masukin tangannya ke dalam plastik. Ternyata pas dia pegang, betisnya. Diturunin sampai bawah ketemu jari. Dia kaget setelah dibuka lagi ternyata mayat," imbuhnya.

Ardi kemudian melaporkan penemuannya itu ke polisi. (gus/iy)


Berita Terkait