Saat membacakan kata sambutan dalam pembukaan Jambore Pantm Asuhan Se-Provinsi Riau, Agung menyelipkan beberapa bait pantun bagi 300-an anak-anak keturunan Melayu yang kurang beruntung.
"Dari Jakarta ke Pekanbaru, singgah sebentar di Palalawan. Kami datang untuk bertemu, untuk membuka Jambore Panti Asuhan," kata Agung di Taman Rekreasi Alam Mayang, Pekanbaru.
"Dari pembilahan menuju pekan, berhenti sejenak di persinggahan. Jambore mari kita sukseskan, demi anak-anak yang butuh perhatian," lanjutnya.
Dalam kesempatan itu Agung menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk kegiatan yang pertama kali digelar di Indonesia ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat diikuti oleh daerah lainnya.
Agung juga menyerukan perlunya perubahan pendekatan pelayanan kepada anak-anak panti asuhan dari pendekatan belas kasih ke pemenuhan hak asasi manusia.
"Sehingga pelayanan dilakukan dari dan oleh masyarakat," katanya.
Gubernur Riau, Rusli Zainal, mengatakan kegiatan di pusat kota ini dilakukan untuk memberi kebahagiaan kepada anak-anak panti asuhan yang berasal dari daerah-daerah terpencil. Selain itu, juga dijadikan sarana pembentukan jati diri anak.
(lrn/nrl)











































