MT Arifin: Isu Penyelamat Bangsa Paling Bertahan Seminggu
Rabu, 14 Apr 2004 09:04 WIB
Jakarta - Pengamat politik MT Arifin tak terlalu serius menanggapi pembentukan Poros Penyelamat Bangsa yang digulirkan Amien Rais dan Hidayat Nurwahid. Menurutnya, poros itu baru sebatas jualan isu. Dalam seminggu isu itu akan hilang."Sampai sekarang publik hanya melihat oh ada isu baru. Poros ini tidak akan punya efektivitas yang panjang. Seminggu paling banter bertahan. Mungkin besok ada isu baru lagi," kata MT Arifin dalam perbincangan dengan detikcom pertelepon, Rabu (14/4/2004).MTA, begitu lelaki yang bermukin di Solo itu biasa disapa, menilai Poros Penyelamat Bangsa belum dijadikan faktor yang diperhitungkan pasar. Isu itu tidak akan mempunyai dampak bagi pelaku pasar baik itu memperkuat ataupun memperlemah. Manfaatnya bagi Amien Rais? Menurut MTA juga sangat kecil. Poros Penyelamat Bangsa hanya akan sedikit mengangkat nama Ketua Umum PAN itu. Poros itu tidak akan mampu mendongkrak pencapresan Amien. "Ini hanya sebuah permainan. Bukan koalisi. Bagaimana pun juga saya tak yakin bila ada peluang baik bagi parpol itu, mereka mau membentuk koalisi. Mereka pasti akan jalan sendiri-sendiri," jelasnya.Menurut MTA, yang sekarang perlu diwaspadai justru sikap diam PDIP, Golkar dan PPP. Serangkain lobi politik yang dilakukan Gus Dur, Amien dan Hidayat menurut MTA barulah "perang kembang", pemanasan."Yang akan menjadi manuver politik yang sangat diperhitungkan pelaku politik adalah sikap PDIP, Golkar dan PPP. Mengapa mereka belum bergeming. Kalau poros-porosan sekarang itu masih dianggap permainan. Istilahnya baru perang kembang. Perang sebenarnya kalau para parpol yang diperhitungkan turun," demikian MTA.
(iy/)











































