"Kami akan menjadikan PAN menjadi partai tengah dan modern. Oleh karena itu, kita akan memantapkan visi dan misi agar PAN dalam 2014 mampu memperoleh angka signifikan. Sebab kami patok perolehan double dijit," kata Hatta dalam jumpa pers di ruang media center Kongres PAN di Batam, Kamis (7/1/2010).
Untuk mewujudkan cita-cita itu, Hatta mengajak kepada semua kekuatan di PAN untuk bersatu dan bekerja keras. Waktunya adalah saat ini ketika semua kader PAN merumuskan program yang kongkret dalam kongres ini."Untuk mencapai cita-cita itu, butuh upaya besar. Kita harus bisa memantapkan langkah dengan baik," imbuh Hatta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hatta juga menegaskan soal sikap politiknya soal koalisi jika terpilih menjadi ketua umum PAN. Jika Dradjad Wibowo akan menjadikan PAN keluar dari koalisi, Hatta justeru akan membawa PAN semakin memperkuat koalisi dengan pemerintahan SBY. Namun Hatta menjamin akan tetap menjaga sikap kritis partainya.
"Kita berkoalisi itu pilihan kita, pilihan partai termasuk Pak Amien sendiri yang menggagas besama-sama dengan Partai Demokrat. Dan Pak SBY mendukung kita menjadi bagian dari pemerintah," papar Hatta.
"Apakah partai akan tetap kritis, tentu. Karena kritis itu karakter kita. Sebagai reformis, kita akan tetap kritis. Kritis itu tidak harus oposisi," imbuh Hatta.
Menurut Menko Perekonomian ini, kongres kali ini sangat strategis karena selain memilih pimpinan partai yang baru beserta kepengurusananya juga merumuskan kebijakan strategis untuk menatap Pemilu 2014. "PAN dalam visi ke depan adalah partai terbuka yang akan mewujudkan cita-cita reformasi, mengawal reformasi danmwujudkan demokrasi, keadilan, kemanusiaan dan kesejahteraan. Partai terbuka ini tentu inklusif dan menampung semua anak bangsa," pungkasnya.
(yid/asy)










































