Program TI Sudah Gagal

KPU Sumut:

Program TI Sudah Gagal

- detikNews
Selasa, 13 Apr 2004 23:05 WIB
Medan - KPU Sumatera Utara (Sumut) menilai, program teknologi informasi (TI) untuk pengiriman hasil penghitungan suara di provinsi tersebut sudah gagal. Hingga saat ini baru terkirim sekitar 25 persen hasil penghitungan dari seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Sumut."Saya nilai, program IT Pemilu untuk Sumut sudah gagal! Saya lempar handuk," kata anggota KPU Sumut, Turunan Gulo yang berbicara di Kantor KPU Sumut, Jalan Perintis, kemerdekaan, Medan, Selasa (13/4/2004).Gulo menyatakan, berbagai persoalan menjadi kendala sehingga penghitungan suaratidak bisa dikirimkan ke data centre KPU pusat di Hotel Borobudur, Jakarta.Disebutkan Gulo, hal-hal utama yang menjadi kendala adalah ketidakmampuan petugas PPK untuk mengisi formulir C1-TI yang menjadi dasar pengisian SistemPenghitungan (Situng) di komputer yang selanjutnya dikirim ke Jakarta."Kebanyakan menyatakan tidak tahu bagaimana mengisi aplikasi formulir C1-TI, sehingga tidak bisa dikirim ke Jakarta," kata Gulo.Persoalan ini terutama dikarenakan formulir itu sampai ke kecamatan hanya beberapa hari menjelang 5 April, sehingga tidak ada waktu lagi untuk belajarmengisinya, sebab mereka disibukkan dengan berbagai kegiatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan pemilu itu sendiri, seperti distribusi logistik.Masalah lainnya, ternyata di sejumlah daerah masih ada silang-sengkarut mengenai sah atau tidaknya hasil penghitungan suara, seperti di Kota Tanjung Balai dan Langkat, serta penyegelan kantor KPU di Kabupaten Humbang Hasundutan yang dilakukan massa sejumlah partai politik karena menilai ada permainan di balik penghitungan suara. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads