"Saya merasa dilecehkan sebagai Kapten Pilot Garuda saat itu. Itu pelecehan terhadap pilot Indonesia," kata Manotar sebelum pertemuan antara Dephub, Garuda dan Freeport di Dephub, Jl Medan Merdeka Barat, Kamis (6/1/2010).
Menurut Manotar, seharusnya Freeport memberi informasi lebih dulu jika tidak ada bahan bakar di Timika. Manotar sampai harus menjelaskan kepada setiap penumpang untuk menenangkan mereka.
"Saya menjelaskan kepada penumpang soal alasan penundaan penerbangan karena tidak bisa mengisi bahan bakar," ungkap Manotar.
Manotar menambahkan Garuda jelas merugi akibat perbuatan Freeport. Freeport pun diminta tidak bersikap arogan.
"Saya tahu Freeport perusahaan besar, tapi nggak usah seperti itu dong. Saya imbau kepada pilot, jangan ada yang mau dilecehkan," pungkasnya.
(fay/iy)











































