"Evaluasi ini merupakan hal yang lumrah sebagai ikhtiar untuk menjaga komitmen dan etika koalisi," kata ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Anas Urbaningrum saat berbincang dengan detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/1/2010).
Menurut Anas, evaluasi koalisi dilakukan karena merupakan bagian dari komitmen kontrak. Komitmen ditandatangani oleh partai-partai anggota koalisi dengan PD beberapa saat lalu.
Evaluasi, lanjut Anas, akan dilakukan secara berkala oleh PD bersama partai-partai anggota koalisi. Materi evaluasi tentunya tidak jauh dari komitmen koalisi yang sudah disepakati oleh partai-partai koalisi.
"Evaluasi koalisi memang dilakukan secara berkala soal komitmen-komitmen koalisi," ungkap ketua DPP PD bidang politik ini.
Anas menjelaskan, Ketua Dewan Pembina PD, yang juga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah menjelaskan tentang evaluasi kepada partai anggota koalisi.
SBY juga akan mengevaluasi kinerja menteri-menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II. Evaluasi itu termasuk bagian mengevaluasi partai anggota koalisi. Sebab, beberapa menteri merupakan representasi partai anggota koalisi.
"Jadi itu termasuk evaluasi partai juga," tandasnya.100 Hari pemerintahan SBY-Boediono akan jatuh pada 28 Januari 2010 mendatang. (Rez/nik)











































