Mengaku Bukan Penjahat, Hengky Samuel Salami Pengunjung Sidang

Kasus Mobil Damkar

Mengaku Bukan Penjahat, Hengky Samuel Salami Pengunjung Sidang

- detikNews
Kamis, 07 Jan 2010 15:53 WIB
Mengaku Bukan Penjahat, Hengky Samuel Salami Pengunjung Sidang
Jakarta - Seolah meminta dukungan moril, terdakwa kasus dugaan korupsi mobil pemadam kebakaran (damkar) Hengky Samuel Daud menyalami semua orang dalam ruang pengadilan Tipikor. Direktur PT Istana Sarana Raya ini secara khusus minta difoto.

Peristiwa ini terjadi sesaat setelah Ketua Majelis Hakim Maryana menutup sidang dengan agenda pemeriksaan Hengky Samuel Daud selaku terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (6/1/2010). Seorang pengunjung sidang tiba-tiba menghampiri Hengky dan menyalaminya.

"Saya ingin bersalaman karena Anda saya lihat orang hebat, seperti agen CIA," ujar pria berkemeja putih tersebut.

Hengky sempat terlihat kaget sebelum menyambut uluran tangan di hadapannya. "Mohon maaf kalau saya selama sidang ada salah. Saya cuma pengusaha, bukan penjahat," ujar dia sambil bersalaman.

Setelah itu Hengky menghampiri para pengunjung sidang dan menyalami mereka satu persatu. Termasuk anggota majelis hakim, jaksa penuntut, wartawan, polisi serta petugas keamanan.

"Saya tidak bersalah. Saya bukan penjahat," gumamnya sambil bersalaman.

Adegan ini berlangsung selama hampir 30 menit sebelum dihentikan petugas keamanan karena ruang sidang akan digunakan untuk sidang kasus lainnya. "Saya ingin difoto dulu. Foto saya dong, Mas," pinta Hengky kepada wartawan foto yang langsung menyanggupinya.

Sidang lanjutan pekan depan mengagendakan pembacaan vonis tututan terhadap pengusaha yang perusahaannya menjadi rekanan tunggal Departemen Dalam Negeri RI untuk memasok kendaraan pemadam kebakaran itu. Proyek pengadaan di sejumlah provinsi itu diduga merugikan negara sebesar Rp 73 miliar.

Sejumlah mantan pejabat tinggi negara telah dijatuhi pidana penjara atas keterlibatan mereka dalam kasus ini. Antara lain adalah Danny Setiawan (Gubernur Jabar), Ramli (Wakil Walikota Medan) dan Oentarto (Dirjen Otda Depdagri).

Selama sidang yang telah beberapa kali digelar, Hengky tampil khas. Dia tidak pernah menanggalkan jaket kain warna hitam polosnya yang dikenakan sejak sidang pertama.

Pria berkumis dengan perawakan gempal dan rambut ala militer itu juga berkeras untuk tidak menggunakan kuasa hukum. Berkas dokumen dan materi pembelaan dia bawa dan disampaikannya sendiri.

(lh/nrl)


Berita Terkait