PRT Indonesia Bakar Rumah Kakak Majikannya di Malaysia

PRT Indonesia Bakar Rumah Kakak Majikannya di Malaysia

- detikNews
Kamis, 07 Jan 2010 14:19 WIB
PRT Indonesia Bakar Rumah Kakak Majikannya di Malaysia
Kuala Lumpur - Seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia membakar rumah kakak majikannya di Malaysia. PRT yang masih di bawah umur itu juga kabur dengan membawa uang sebesar 500 ringgit dan dua laptop.

Namun dua jam kemudian, ABG itu berhasil ditangkap polisi. Dia ditangkap saat akan kabur ke Kuala Lumpur bersama barang-barang curiannya. Polisi juga menemukan tiket bus bertujuan Kuala Lumpur.

Kini, remaja Indonesia itu menghadapi tuntutan atas kasus pembakaran dan pencurian. Dia diyakini baru berumur 14 tahun. Namun dia masuk ke Malaysia dengan surat keterangan yang menyebutkan usianya 22 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gadis muda itu membakar rumah milik Intan Zuhaidah Abdul Wahab di Kuala Terengganu pada Rabu, 6 Januari pukul 10.30 waktu setempat. Untunglah api telah berhasil dipadamkan para tetangga sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Intan kaget bukan kepalang atas perbuatan remaja putri tersebut. Wanita berusia 40 tahun itu tak menyangka kalau gadis asal Palembang tersebut bisa berbuat seperti itu.

"Saya kaget ketika suami saya menelepon dan mengatakan rumah kami terbakar. Hal pertama yang saya katakan adalah agar membobol pintu rumah sebab pembantu ada di dalam," kata Intan.

Dituturkan Intan, dirinya lebih terkejut ketika mengetahui justru sang pembantulah pelaku pembakaran.

"Saya perlakukan dia seperti putri saya sendiri," ujar Intan seperti dilansir kantor berita Malaysia, Bernama, Kamis (7/1/2010). Intan memiliki dua anak perempuan berumur 19 tahun dan 13 tahun.

Intan sebenarnya hanya menampung sementara ABG tersebut sejak pekan lalu. Remaja putri itu tadinya bekerja untuk adik laki-laki Intan, Zulkarnian Abd Wahab, bulan lalu.

Namun Zulkarnian memutuskan untuk memulangkan TKW tersebut setelah mengetahui bahwa dia masih di bawah umur. Zulkarnian pun meminta kakaknya, Intan untuk menampung ABG tersebut di rumahnya sampai proses pemulangannya selesai.

(ita/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini