Jabat tangan itu terjadi atas inisiatif wartawan foto yang meminta Ruhut untuk minta maaf pada Gayus. Ruhut yang mengenakan batik biru tua, tanpa suara langsung mendatangi Gayus dan menjabat tangannya.
Gayus yang mengenakan batik coklat muda menyambut uluran tangan Ruhut. Keduanya kemudian berjabat tangan dan mengepalkan tangan mereka sebagai tanda perdamaian.
Perdamaian itu langsung diabadikan juru kamera di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/1/2010). Keduanya tampak tersenyum.
Ruhut dan Gayus, Rabu (6/1/2009), terlibat perseteruan hingga berujung pada makian 'bangsat' yang dilontarkan Ruhut pada Gayus. Ruhut pun menuai kritik keras atas perilaku kasar tersebut. Bahkan anggota Pansus ada yang meminta agar Ruhut dikeluarkan dari anggota Pansus.
(nik/iy)











































