"Ditunda jadi pukul 14.00 WIB. Tadi kan harusnya pukul 10.00 WIB. Karena Dirjen ada informasi kalau beliau dipanggil ke DPR," kata pilot Garuda, Kapten Manotar Napitupulu, kepada detikcom.
Manotar adalah pilot GA 653 yang ditolak diberi BBM oleh kepala Bandara Timika pada 3 Januari lalu. Manotar menyatakan, kemungkinan dari pihak Garuda yang akan hadir dalam pertemuan itu adalah dirinya, Direktur Operasi Garuda, dan VP Komunikasi Pujobroto.
"Kapasitas saya dalam pertemuan itu bukan sebagai Presiden Federasi Pilot Indonesia tapi sebagai pilot Garuda," katanya.
Pada 3 Januari lalu Garuda tak mendapat pasokan BBM saat mendarat di bandara Timika yang dikelola Freeport. Diduga hal itu dipicu atas penolakan pilot Garuda GA 652 saat berada di Jayapura pada keinginan tiga bos Freeport agar diangkut pesawat tersebut. Penolakan didasari karena mereka mengantongi tiket GA 653 alias penerbangan selanjutnya.
Saat pilot mendesak untuk mendapatkan BBM, pengelola bandara mengeluarkan surat penghentian pengisian BBM pada Garuda di Timika. Surat itu dicabut sehari kemudian dan direvisi menjadi 'pengurangan' BBM.
Sedangkan Merpati, yang biasa mendarat di bandara tersebut, tidak mendapatkan surat serupa. Garuda yang merasa tak mendapatkan jaminan BBM sehingga menganggu keselamatan, akhirnya memindahkan penerbangannya dari Timika ke Biak.
(gus/nrl)











































