"Ya bisa dekat dengan AA (Antasari-red) atau Wili (Wiliardi Wizar-red) atau juga dengan SHW (Sigid Haryo Wibisono-red). Kalau kita sebut dan ternyata bukan kan akan jadi masalah juga," kata salah satu pengacara Antasari, Maqdir Ismail, sebelum sidang pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera, Kamis (7/1/2010).
Maqdir berharap saksi ahli IT dari ITB, Agung Harsoyo, bisa mengungkapkan pengirim SMS gelap tersebut. "Ia akan teruskan cerita kemarin setelah membaca call detail record. Kita minta telurusi cara mengirim SMS dari web dan siapa yang melakukannya," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sidang sebelumnya terungkap bahwa mantan Ketua KPK Antasari Azhar tidak pernah mengirim SMS ancaman kepada Nasrudin Zulkarnaen. Semasa hidup, Nasrudin pernah memperlihatkan SMS ancaman itu pada orang-orang dekatnya.
(nal/nrl)











































