Suara PDIP Merosot, Kwik Salahkan Sutjipto & Theo Syafei
Selasa, 13 Apr 2004 15:22 WIB
Jakarta -
Perolehan suara merosot, pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pun mulai saling menyalahkan. Kalau pekan lalu Laksamana Sukardi menyalahkan Kwik Kian Gie, kini giliran Kwik yang menyalahkan pengurus lainnya. Balik menyalahkan Laks, nama panggilan Laksmana? Ternyata tidak.Yang dinilai Kwik bertanggung jawab atas merosotnya si "Moncong Merah" ada dua pihak. Yakni operator, terdiri dari Sekjen DPP PDIP Sutjipto, Ketua DPP Gunawan Wirosarojo, dan Wakil Sekjen Pramono Anung; dan otak yang menentukan segala sesuatunya, yaitu Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Theo Syafei."Mereka ini yang secara resmi bertanggung jawab meski pun yang banyak berpikir dalam masalah ini adalah Cornelis Lay dan Sonny Keraf," kata Kwik di sela-sela rapat rutin partai di kantor DPP PDIP, Jl. Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2004).Kwik sekaligus membantah tuduhan Laks bahwa dirinya yang menyebabkan kekalahan PDIP. Untuk diketahui dalam rapat DPP pekan lalu Laks menuduh koleganya di kabinet itu sebagai penyebab turunnya suara PDIP. Sebab ucapan-ucapan Kwik dianggap tidak sejalan dengan pemerintahan Mega."Justru saya jelaskan kebijakan menteri-menteri tertentu menghambat karena membudakkan diri kepada IMF dan lembaga internasional lainnya. Ini bukan hanya merugikan PDIP tapi juga Megawati sebagai presiden. Saya bisa menunjuk satu per satu menteri itu. Tapi tidak sekarang. Yang pasti seperti apa pun yang dikehendaki IMF selalu dituruti tanpa dikritisi sama sekali," tandas Kwik.Kemudian, menanggapi permintaan Laks agar ia tidak bicara sampai pemilihan presiden untuk kepentingan suara Mega, Kwik dengan sengit berkata, "Saya tidak tahu dan tidak ingat kapan Laks katakan demikian. Tapi, Laks tidak punya hak sedikit pun melarang saya. Dan saya akan bicara terus sesuai hati nurani saya. Terserah Laks mau bilang apa, selagi bu Mega dan PDIP tak keberatan saya akan terus bicara. Peduli setan dengan pak Laks."Selanjutnya Kwik, sebagai salah seorang Ketua DPP PDIP, menyatakan siap bertanggung jawab atas merosotnya suara PDIP. "Saya sendiri malu dengan kondisi sekarang ini. Saya siap digusur oleh massa PDIP. Karena saya sebagai salah seorang pengurus DPP PDIP yang harus bertanggung jawab terhadap perolehan suara ini."
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































