Dukungan Muhammadiyah pada Amien Dinilai Sikap Mundur
Selasa, 13 Apr 2004 15:07 WIB
Solo - Sikap Muhammadiyah yang all out mendukung Amien Rais sebagai capres 2004 dikecam Zaenal Ma'arif, Ketua DPP PBR yang mengaku kader Muhammadiyah. Menurutnya, sikap itu membahayakan masa depan Muhammadiyah beserta seluruh warganya. Selain dinilai partisan, para pimpinan Muhammadiyah juga dituding membawa ormas itu pada kemunduran sikap."Sebagai orang yang sejak kecil hingga sekarang menjadi warga Muhammadiyah dan sangat mencintai Muhammadiyah, saya sangat menyesalkan keputusan sepihak tokoh-tokoh yang saat ini memimpin Muhammadiyah. Saya harap para pimpinan Muhammadiyah mampu menahan diri untuk tidak partisan dan emosional," tegas Zaenal kepada detikcom, Selasa (13/4/2004).Zaenal yang juga dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) itu menilai sikap PP Muhammadiyah mendukung Amien Rais itu telah membawa organisasi masuk ranah politik praktis, padahal Muhammadiyah adalah ormas netral. Dia berharap semua pihak yang bertanggung jawab terhadap masa depan Muhammadiyah kembali menengok sejarah pahit ormas itu.Dicontohkannya ketika Muhammadiyah bergabung ke Masyumi pada pemilu tahun 1955, pertentangan yang terjadi dalam Masyumi dibawa masuk ke dalam internal Muhammadiyah. Demikian juga ketika bergabung dalam Parmusi pada pemilu 1971, serta berdirinya PAN menjelang pemilu 1999 dimana terjadi kekacauan ketika banyak elit Muhammadiyah ramai-ramai menjadi pengurus PAN."Konflik-konflik dari luar yang dibawa masuk ke dalam organisasi tersebut niscaya akan melemahkan amal usaha-amal usaha Muhammadiyah yang sedemikian besarnya. Sekarang ini saja sudah banyak aktivitas amal usaha yang mandeg karena kesemrawutan pengurusnya yang lebih banyak mengurusi kerja-kerja politik praktis dalam partai," papar dia."Akibat lain adalah kemungkinan aset-aset milik Muhammadiyah maupun warga Muhammadiyah yang berada di daerah minoritas mendapat gangguan keamanan dan keselamatan dari pihak-pihak yang tidak suka terhadap Amien Rais, padahal belum tentu juga warga Muhammadiyah tersebut secara pribadi mendukung pencapresan Amien Rais," lanjutnya.Zaenal juga menyesalkan pengambilan keputusan mendukung pencapresan Amien Rais yang disampaikan Wakil Ketua PP Muhammadiyah, Dien Syamsuddin tersebut, sebagai keputusan elitis dan tidak mencerminkan aspirasi seluruh warga Muhammadiyah.Menurutnya, akan lebih mengkhawatirkan lagi jika keputusan itu diambil karena ada tekanan-tekanan dari pihak-pihak tertentu atas dasar kepentingan. Namun Zaenal menampik untuk menyebutkan pihak mana yang dia maksudkan itu."Akan lebih memperparah masa depan Muhammadiyah jika nanti Amien Rais gagal terpilih sebagai presiden. Muhammadiyah bisa berantakan habis. Pertanggungjawaban Syafi'i Ma'arif sebagai ketua umum PP akan sangat berat. Karena itu saya mendesak PP Muhammadiyah mengkaji ulang dengan mencabut keputusan kontraproduktif tersebut," demikian Zaenal.
(nrl/)











































