Tiga Perampok Spesialis Nasabah Bank Tewas Ditembak
Selasa, 13 Apr 2004 14:39 WIB
Pekanbaru - Kawanan perampok spesialis nasabah bank selama ini sangat meresahkan warga Pekanbaru. Sudah banyak nasabah bank yang menjadi korban dari keganasan kawanan rampok. Tapi akhirnya jajaran Poltabes Pekanbaru berhasil melumpuhkan tiga orang gembong perampok tersebut. Ketiganya tewas ditembak.Tiga orang kawanan perampok nasabah bank yang tewas itu adalah Herman (35), Eeng (30), dan Atan (39), yang kesemuanya merupakan warga Pekanbaru. Ketiga perampok ini terpaksa ditembak karena mencoba melarikan diri."Dengan terpaksa ketiganya kita tembak bagian punggungnya, karena mereka mecoba melarikan diri," tegas Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru, Ajun Komisaris Polisi Naziwan Adji Wibowo kepada detikcom, Selasa (13/4/2004) di ruang kerjanya, Jl A Yani Pekanbaru.Menurut Naziwan, kawanan perampok nasabah bank ini ditembak di Desa Kebun Durian Kabupaten Kampar pada Senin (12/4/2004) sekitar pukul 20.00 WIB. Ketiganya dibawa pihak petugas ke daerah itu, untuk menunjukan sejumlah barang bukti hasil kejahatan mereka. Namun saat hendak memasuki Desa Kebun Durian itu, ketiganya mencoba melarikan diri."Kita sudah mencoba untuk memberikan tembakan peringatan, namun mereka tetap memaksa untuk kabur. Terpaksa mereka kita tembak," kata Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru.Naziwan menyebutkan, ketiganya ditangkap pihak petugas di Jl Terpong Kelurhan Sidomulya Kecamatan Tampan Pekanbaru. Saat dilakukan penggerebekan, sebenarnya ada empat orang kawanan rampok yang sedang bermain judi di sebuah rumah yang letaknya terpencil."Dari empat orang yang telah menjadi target operasi kami, satu orang di antaranya berhasil melarikan diri, yakni Indra," ujar Naziwan.Dalam catatan pihak kepolisian, kawanan begundal ini sejak tahun 2002 hingga 2004 sudah pernah melakukan 10 kali perampokan terhadap nasabah bank di Pekanbaru. Terakhir kalinya kawanan ini merampok salah seorang nasabah Bank Mandiri di Jl A Yani yang berhasil membawa kabur uang tunai Rp 60 juta.Kawanan ini, kata Kasat Reskrim, tergolong nekat dan sadis. Mereka tidak segan-segan melakukan perampokan di siang bolong di tengah keramian orang. Mereka tidak pernah menggunakan penutup wajah. Kini ketiga mayat bandit itu terbaring kaku di RSUD Pekanbaru.
(nrl/)











































