DPP PAN: Kongres Tandingan itu Kongres Dagelan

DPP PAN: Kongres Tandingan itu Kongres Dagelan

- detikNews
Rabu, 06 Jan 2010 21:25 WIB
DPP PAN: Kongres Tandingan itu Kongres Dagelan
Jakarta - Pimpinan DPP PAN menganggap kongres PAN tandingan yang akan digelar Hatta Taliwang hanyalah kongres-kongresan. Kongres PAN resmi digelar di Batam 7-9 Januari 2010.

"Saya kira Bang Hatta Taliwang hanya ingin meramaikan kongres saja, karena bukannya dia tidak tahu aturan main partai sehingga menggelar kongres dagelan," kata Wasekjen PAN Viva Yoga Mauladi saat berbincang dengan detikcom di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Rabu (6/1/2010).

Menurut Yoga, tidak perlu lagi ada perdebatan seputar kongres. Semua pimpinan DPP sepakat kongres PAN digelar di Batam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kongres PAN yang sah dan konstitusional adalah di Batam, bukan di tempat lain. Keputusan kongres di Batam telah memenuhi mekanisme pengambilan keputusan partai," papar Yoga.

Menurut Yoga, Hatta memang seringkali gagal dalam meniti karir di PAN. Hatta dikenal sering bermanuver mencari sensasi.

"Bang Hatta Taliwang itu senior saya. Dulu pernah mencalonkan diri menjadi Ketua DPW PAN NTB tetapi kalah oleh Muhammad Zabir. Bang Hatta Taliwang seorang progresif tapi suka sensasional," ujar Yoga sambil tertawa.

Ketua DPP PAN M. Najib menilai keinginan Hatta Taliwang mengajukan diri menjadi Ketum PAN melalui kongres tandingan atas provokasi partai tetangga. Menurutnya ada eks aktivis PAN yang kemudian membuat partai baru, saat ini sedang menyerang PAN.

"Ini ada partai lain yang bermain. Partai lain itu yang pernah kecewa di PAN kemudian mendirikan partai lain," kelUh Najib.

Menurutnya hal ini adalah bagian dari usaha menggembosi PAN di 2014 kemudian barangkali persaingan antarpartai sudah mulai," tutupnya.

Siang tadi salah seorang pendiri PAN Hatta Taliwang menggelar konferensi pers dan mengungkap bahwa AD ART PAN yang baru tidak berdasar hukum. Hatta juga menyebut  kongres PAN Batam ilegal, dirinya akan menggelar kongres tandingan di Jakarta, pada bulan April mendatang. (van/mok)


Berita Terkait