"Seperti peristiwa penculikan aktivis 1997/1998, peristiwa Mei 1998, dan peristiwa Trisakti 1998," kata Koordinator Kontras Usman Hamid dalam siaran persnya, Rabu (6/1/2010).
Menurut Usman, pengangkatan Sjafrie telah menciderai rasa keadilan korban pelanggaran HAM. Kontras menyayangkan tindakan Presiden SBY yang tidak melihat rekam jejak seorang pejabat publik.
"Kami meminta Presiden SBY mempertimbangkan ulang pengangkatan Sjafrie sebagai wakil Menhan yang membantu Menhan mengelola bidang industri pertahanan dan komite kebijakan industri pertahanan," pintanya.
Kontras meminta agar posisi strategis harus dijalankan oleh orang-orang yang profesional, kredibel, dan akuntabel. SBY bisa menunjuk orang sipil yang bisa memahami isu pertahanan.
"Kami meminta Presiden mempertimbangkan ulang pengangkatan ini," tegasnya.
(gus/iy)











































