Kongres III PAN yang akan digelar 7-9 Januari 2010 di Batam, sebagai forum
ilegal. Alasannya, kongres dengan agenda utama pemilihan ketua umum
2010-2015 itu menggunakan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga palsu.
"AD/ART PAN yang dipakai sekarang tidak sah, bahasa hukumnya bertentangan
dengan hukum," kata Hatta Taliwang dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (6/1/2010).
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan juga telah menyatakan bahwa AD/ART yang
menjadi landasan Kongres III PAN itu ilegal. Hal ini termuat dalam keputusan PN Jaksel No 1129/Pdt.G/2008/PN.JKT.SEL yang mempunyai kekuatan hukum tetap sejak 5 Februari 2009.
"Ini juga sudah dipertegas dengan surat Menkum HAM 20 Januari 2009," kata
Hatta.
AD/ART yang asli, kata Hatta, adalah yang merupakan hasil Kongres II PAN di
Semarang 2005. Sedangkan dalam AD/ART yang dipalsukan, jelas dia, kewenangan arbitrase yang merupakan badan yudikatif partai dikurangi, jumlah kepengurusan digemukkan, dan jumlah hak suara DPD dikurangi.
"Peserta kongres tiga orang tiap DPD jadi dua," kata mantan anggota DPR
1999-2004 ini.
Atas hal tersebut, Hatta mengancam akan membuat Kongres PAN tersendiri April 2010. Ia juga menyatakan siap untuk memimpin proses yang ia sebut sebagai pemurnian PAN.
"Ini bukan kongres tandingan, tapi kongres yang benar," tegasnya.
(lrn/mad)











































