Penculikan di Irak Berlanjut, 11 WN Rusia Disandera

Penculikan di Irak Berlanjut, 11 WN Rusia Disandera

- detikNews
Selasa, 13 Apr 2004 10:56 WIB
Jakarta - Penculikan warga asing di Irak terus berlanjut. Lebih dari 40 warga asing dari setidaknya 12 negara dilaporkan telah diculik kelompok-kelompok perlawanan dalam beberapa hari ini.Korban penculikan terbaru adalah 11 WN Rusia. Menurut stasiun televisi Arab, Al Jazeera, yang mengutip sumber Rusia yang dirahasiakan identitasnya, 11 warga Rusia itu diculik di ibukota Baghdad.Insiden penculikan ini terjadi setelah baku tembak antara gerilyawan penculik dengan penjaga keamanan Irak. Dua penjaga keamanan Irak tewas dalam kontak senjata itu. Kesebelas WN Rusia yang ditawan itu merupakan pekerja di sebuah perusahaan listrik Rusia. Sementara kantor berita resmi Cina, Xinhua hari Selasa ini memberitakan bahwa tujuh WN Cina yang diculik di Fallujah, Irak telah dibebaskan. Mereka dibebaskan Senin larut malam waktu setempat setelah sehari disandera gerilyawan Irak. "Kesehatan dan semangat mereka baik," demikian statemen singkat Kementerian Luar Negeri Cina seperti dilansir Associated Press, Selasa (13/4/2004).Namun nasib tiga WN Jepang yang juga menjadi korban penculikan, hingga kini belum jelas. Sebuah kelompok bersenjata Irak yang menawan mereka pekan lalu mengancam akan membakar ketiga orang itu hidup-hidup jika Jepang tidak menarik pasukannya dari Irak. Sementara di pihak Amerika Serikat, militer AS menyatakan bahwa total tujuh warga sipil AS yang bekerja sebagai kontraktor dan dua tentara AS telah diculik di Irak dan hingga kini nasibnya belum jelas. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads