Obama Geram Soal Kesalahan Intelijen

Percobaan Peledakan Northwest

Obama Geram Soal Kesalahan Intelijen

- detikNews
Rabu, 06 Jan 2010 11:32 WIB
Obama Geram Soal Kesalahan Intelijen
Washington - Presiden AS Barack Obama tak bisa menyembunyikan kegeramannya atas insiden percobaan peledakan pesawat Northwest Airlines pada 25 Desember lalu.

Obama dengan tegas menyebut insiden tersebut sebagai kesalahan intelijen yang tak bisa diterima. "Semakin jelas bahwa intelijen tidak sepenuhnya dianalisa," kata Obama.

"Itu tak bisa diterima dan saya tak akan mentolerirnya," cetus Obama seperti dilansir kantor berita AFP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika seorang tersangka teroris bisa naik pesawat dengan bahan peledak pada Hari Natal, sistem telah gagal dengan cara yang berpotensi mendatangkan malapetaka," ujar Obama.

Pernyataan Obama yang disiarkan stasiun televisi itu disampaikan setelah rapat penting guna membahas percobaan peledakan pesawat Northwest Airlines.

Rapat tersebut diikuti oleh para pimpinan CIA, FBI, Badan Keamanan Nasional dan Pusat Kontraterorisme Nasional serta Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dan Menteri Pertahanan Robert Gates.

Dalam pertemuan di Gedung Putih itu, Obama secara lugas menyerukan perbaikan segera sistem keamanan dalam negeri AS yang lemah.

"Ini kesalahan yang bisa mendatangkan malapetaka," kata seorang pejabat AS mengutip pernyataan Obama dalam rapat tersebut.

Umar Farouk Abdulmutallab asal Nigeria, berhasil naik ke pesawat Northwest Airlines dengan menyembunyikan bahan peledak yang dijahit ke celana dalamnya.

Pria berusia 23 tahun itu mencoba meledakkan bom tersebut namun gagal. Dengan cepat dia dibekuk oleh penumpang dan kru pesawat. Umar Farouk mengaku telah dilatih untuk misi itu oleh anggota Al Qaeda di Yaman.
(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads