Pengacara Antasari Kantongi Pengirim SMS Ancaman ke Nasrudin

Pengacara Antasari Kantongi Pengirim SMS Ancaman ke Nasrudin

- detikNews
Selasa, 05 Jan 2010 19:21 WIB
Pengacara Antasari Kantongi Pengirim SMS Ancaman ke Nasrudin
Jakarta - Kubu terdakwa mantan Ketua KPK Antasari Azhar mengaku sudah mengetahui oknum yang mengirim SMS berisi ancaman kepada Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen sebelum tewas ditembak pada 14 Maret 2008. Dengan begitu, siapa orang di balik rekayasa kasus pembunuhan Nasrudin pun dihadapkan segera terkuak.

"Kami sudah tahu, tapi tidak etis untuk menyampaikannya di sini. Kami akan menyampaikan di persidangan," kata salah satu pengacara Antasari, Ari Yusuf Amir, saat dihubungi detikcom, Selasa (5/1/2009).

Dikatakan Amir, Kepolisian sebetulnya sudah tahu siapa tangan jahat yang memakai nomor HP Antasari untuk mengirim SMS kepada suami Rhani Juliani tersebut. Namun, penyidik tidak mau mengungkapkan, sementara kliennya tetap diproses hingga persidangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau penyidik mau mengungkap, Pak Antasari tidak akan sampai sejauh ini," sesal Ari.

Akan tetapi, lanjut pria asal Palembang, Sumatera Selatan, itu, pihaknya cukup bersyukur Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengizinkan ahli IT untuk membuka Call Detail Record (CDR) hubungan telepon Nasrudin. Perlahan-lahan ahli yang didatangkannya dari ITB itu dapat membongkar SMS gelap yang menurut jaksa berasal dari Antasari.

Pada sidang Kamis (7/1) mendatang, Ari berharap ahli bernama Agung Harsoyo itu dapat mengungkap pengirim SMS misterius tersebut. Hakim telah membuat penetapan kembali untuk meminta data GSM dan intercept dari operator.

"Nanti kalau bisa diungkap akan ketahuan, SMS dikirim melalui alat dan alat itu ada di mana. Di situ akan ketahuan rumahnya si anu dan siapa saja yang berhubungan dengannya," pungkas Ari.
(irw/asy)


Berita Terkait