Orangtua Asyik Masak, Pasha Tewas Tercebur Empang

Orangtua Asyik Masak, Pasha Tewas Tercebur Empang

- detikNews
Selasa, 05 Jan 2010 18:15 WIB
Magelang - Andi (35) dan Sudarmi (33) menangis tak berkesudahan saat mengetahui Pasha, anak mereka yang baru berusia 9 bulan, tewas mengenaskan. Pasha tercebur empang ketika pasangan suami istri itu asyik mengolah makanan untuk dijual.

Andi dan Sudarmi sehari-hari memang berjualan intip, panganan yang terbuat dari kerak nasi yang digoreng. Mereka memproduksi sendiri panganan itu dan menjualnya ke pasar.

Dan seperti biasanya, Selasa (5/1/2010) siang, pasangan warga Dusun Karang Gading, Desa Banyu Biru, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, itu asyik bekerja di dapur mengolah intip. Di dekat mereka, Pasha duduk bermain-main.

Namun mungkin karena terlalu seriusnya bekerja, keduanya tak terlalu memperhatikan Pasha. Bocah mungil itu merangkak keluar tanpa diketahui Andi dan Sudarmi. Andi dan istrinya terus saja asyik bekerja di dapur.

Sampai akhirnya pasangan ini dikagetkan oleh teriakan orangtua Sudarmi yang biasa disapa Mbah Dul. Pria berusia 60 tahun terkejut karena melihat cucunya mengambang di empang dekat rumahnya saat akan mengambil wudhu untuk salat Ashar.

"Sekujur tubuhnya membiru. Mbah Dul teriak histeris sehingga mengejutkan para tetangga," ujar Rohmad, salah satu tetangga Andi, di lokasi kejadian.

Menurut Rohmad, Mbah Dul langsung terjun ke empang mengambil tubuh Pasha. Bocah tersebut kemudian dilarikan ke puskesmas setempat. Namun sayang, nyawanya tidak tertolong. Pasha meninggal akibat terlalu banyak meminum air empang.

Kejadian ini juga membuat Andi dan Sudarmi shock. Keduanya mengaku sangat menyesal lalai memperhatikan buah hatinya.

"Saya sangat menyesal. Saya tidak tahu kalau Pasha merangkak keluar dan tercebur empang ikan," ujar Sudarmi sambil menangis tersedu-sedu.

Hingga menjelang petang, suasana duka terus menyelimuti rumah korban. Ratusan tetangga secara bergantian berdatangan melayat.

(djo/djo)


Berita Terkait