"Itu tidak benarlah. Semua berita itu gara-gara orang asing yang sudah ketahuan tapi bisa tetap petantang-petengteng di luar negeri," kata Robert usai menjalani pemeriksaan di Kejagung, Jl Sultan Hassanudin, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2010)
Terpidana kasus penggelapan uang ini meminta agar Rafat menghentikan segala fitnahnya yang disampaikan di luar negeri. Jika memang ada bukti kedekatan Robert dengan Miranda, Rafat harus kembali ke Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Robert sebelumnya sempat disebut Rafat sebagai orang yang ikut memodali Miranda Goeltom dalam pemilihan sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Bahkan Rafat menyebut keduanya memiliki hubungan khusus.
Sedang Miranda saat dipanggil DPR mengaku tidak memiliki hubungan spesial dengan Robert. Dia juga mengaku hanya pernah bertemu dua kali.
(mad/iy)











































