Perampokan Uang Bank Di Solo, Seorang Polisi Tewas

Perampokan Uang Bank Di Solo, Seorang Polisi Tewas

- detikNews
Senin, 12 Apr 2004 19:11 WIB
Solo - Perampokan bersenjata api terjadi di kompleks swalayan Goro Assalam, Kartosuro, Sukoharjo, Senin (12/4/2004) pukul 16.30 WIB. Uang Bank Bukopin yang ditaksir hampir mencapai Rp 600 juta dibawa lari perampoknya. Seorang polisi pengawal pengambilan uang itu tewas, sedangkan dua satpam terluka akibat tembakan.Sore itu Achmad Fathoni, satpam Bank Bukopin ditugasi mengambil uang dari Kantor Pembantu Bank Bukopin di Goro Assalam, untuk dibawa ke Kantor Cabang Utama Bank Bukopin Solo. Dia ditemani sopir dan dikawal oleh Abrip Chumaedi, anggota Polsekta Serengan, Solo. Fathoni membawa tiga buah brangkas besi tersebut dengan menggunakan troli belanjaan.Begitu keluar dari swalayan Goro, salah seorang pelaku perampokan yang telah menunggu menyerang dengan melepaskan tembakan. Saksi mata mengatakan penyerangan hanya dilakukan oleh seorang pelaku dengan melepaskan tembakan beberapa kali. Fathoni tertembak pelipisnya, sedangkan Chumaedi langsung tersungkur setelah tertembak di bagian punggung tembus di bagian jantungnya.Lutfi Hasibuan dan Agus Wahyudi, dua satpam Goro yang berada di belakang korban langsung merangsek maju. Lutfi terkena tembakan di bagian kaki, sedangkan Agus berhasil menghindar. Seketika itu juga tiga brangkas berisi uang itu dibawa lari oleh perampok dengan membonceng temannya yang telah bersiap di atas motor F1Z bernopol AD 3468 BU.Selain itu beberapa kawannya juga telah mengawal mereka dengan menggunakan mobil Kijang warna cokelat AD 1674 BU. Saksi mata mengatakan saat keluar dari kompleks pertokoan, mereka mengacung-acungkan senjatanya kepada orang-orang yang hendak berbelanja maupun kepada tukang becak di depan swalayan itu.Rupanya para perampok itu telah menunggu agak lama di tempat itu. Sebab mereka sempat minum beberapa teh botol di warung milik Ny Erna yang berada tepat di depan pintu keluar Goro. Botol-botol yang telah mereka pegang itu saat ini dibawa polisi untuk diidentifikasi.Hingga saat ini belum bisa diketahui persis jumlah uang yang dibawa lari oleh perampok. Namun seorang perwira polisi mengutip pihak Bukopin mengatakan setiap hari Kantor Pembanti Bukopin Goro mampu megumpulkan uang sekitar Rp 140 juta. Padahal sudah empat hari terakhir uang dari Goro belum diambil, dan seluruhnya baru diambil hari ini.Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan olah TKP. Hingga saat ini belum ditemukan satu pun selongsong peluru. Sedangkan satu buah proyektil yang ditemukan sudah dalam keadaan pecah karena mengenai teralis pintu. Meskipun demikian kejadian itu tidak mempengaruhi aktivitas di swalayan Goro, terlihat para pengunjung tetap melakukan aktivitasnya.Jenazah Abrip Chumaedi yang tewas seketika dibawa ke Labfor UNS. Sedangkan dua satpam yang terluka langsung dilarikan ke RSI Surakarta. Chumaedi, warga yang beralamat di Jl Malabar Selatan Perumahan Mojosongo, Solo itu meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Oleh warga, dia dipercaya sebagai Ketua RT 03, RW XVII, Mojosongo, Jebres, Solo. (mbr/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini