Peserta dari 8 DPD Masih Bermasalah

Jelang Kongres PAN

Peserta dari 8 DPD Masih Bermasalah

- detikNews
Selasa, 05 Jan 2010 15:25 WIB
Peserta dari 8 DPD Masih Bermasalah
Jakarta - Peserta Kongres PAN yang akan berlangsung 7-9 Januari mendatang sudah hampir seluruhnya terdaftar. Dari 495 DPD yang ada di Indonesia, hanya 8 DPD yang masih belum terselesaikan kepesertaanya akibat masih ada masalah.

"Soal kepesertaan kongres, semua sudah kita verifikasi semalem. Dari 495 DPD yang ada, hanya 8 DPD yang belum selesai. Tetapi akan segera kita tuntaskan," kata Sekretaris Steering Committe (SC) Kongres PAN Viva Yoga Mauladi kepada detikcom, Selasa (5/1/2010).

Menurut Viva, jumlah pasti peserta kongres akan ditetapkan dalam Rekernas PAN yang digelar sebelum pembukaan kongres. "Nanti semua jumlah peserta resminya kita tetapkan di Rakernas pada tanggal 7 pagi," imbuh politisi muda PAN ini.

1.252 Peserta


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut salah satu wakil sekjen DPP PAN ini, rapat verifikasi SC semalam sudah menetapkan jumlah resmi kepesertaan kongres. Keputusan yang diambil adalah jumlah peserta kongres PAN sebanyak 1.252 yang terdiri dari pengurus MPP, DPP, DPW dan DPD PAN.

"Semalam SC sudah rapat koordinasi soal verifikasi kepesertaan kongres. Ada 1.252 peserta yang terdiri dari DPP, MPP, Organisasi Otonom, Perwakilan Luar Negeri, DPW dan DPD," papar Viva.

Kepesertaan kongres yang masih bermasalah disebabkan karena adanya pengurus yang belum bisa terima keputusan DPW yang melakukan Plt atas DPD-DPD dan peserta yang tergajal secara administratif baik karena berhalangan atau meninggal.

"Peserta yang masih bermasalah, itu yang menyangkut belum adanya surat resmi partai dari DPD atau DPW. Selain itu , penggantian kepesertaan karena mundur atau meninggal. Jadi yang masih terpending hanya 21 peserta dari 1252. Ini sama 1,68 persen," papar Viva.
Β 
Menurut politisi yang saat ini anggota dewan ini, masing-masing peserta dari DPD berjumlah 2 orang. Karena itu, jumlah 21 peserta yang masih belum selesai tidak akan menggangu jalannya kongres.

(yid/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads