"Kedua bibit badai ini secara tidak langsung mempengaruhi kecepatan angin harian," kata Kepala Sub Bidang Informasi Meteorologi BMKG Harry Tirto Djatmiko kepada detikcom, Selasa (5/1/2010).
Harry menyatakan, kecepatan angin pada Senin (4/1/2009) kemarin mencapai 35-40 km/jam. "Kalau pada minggu-minggu lalu kecepatannya hanya sekitar 25-30 km/jam," katanya.
Angin kencang itu juga menyebabkan hujan yang seharusnya turun dengan intensitas deras dan sedang menjadi ringan dan sedang. "Awannya kan terbawa angin," katanya.
Namun Harry menyatakan, peluang terjadinya angin kencang Selasa ini berkurang. Hal ini disebabkan telah hilangnya bibit badai di Australia utara dan menjauhnya bibit badai di Samudra Hindia barat daya.
(nal/iy)











































