"Seperti biasa saja ya. Penumpang Merpati selalu penuh dan bagus," kata Direktur Operasi Merpati Airlines, Nikmatullah, kepada detikcom, Selasa (5/1/2010).
Menurut Nikmatullah, pesawat Merpati yang mendarat di Timika tidak begitu banyak. Sehingga armadanya yang menuju Timika memang selalu penuh. Alhasil, jika ada penumpang yang terlantar terkait pengalihan rute Garuda, juga tidak bisa ditampung Merpati.
"Kita juga nggak bisa nambah lagi kalau memang ada penumpang yang terlantar. Kecuali tambah rute lagi," tandasnya.
Merpati melayani Timika dalam rute Surabaya-Makassar-Timika, Timika-Sorong dan Manado, dan Timika-Jayapura.
Garuda tidak melayani Timika untuk sementara karena merasa tidak mendapat jaminan mendapatkan pasokan BBM oleh PT Freeport sebagai operator Bandara Timika, sehingga bisa menganggu keselamatan penerbangan.
(gus/nrl)











































