Dalam iklan yang berdurasi sekitar 1 menit di media televisi itu, Hatta menjanjikan PAN sebagai partai harapan semua orang. PAN di bawah kepemimpinannya akan dijadikan sebagai penerang layaknya matahari di masa depan.
"PAN adalah matahari harapan, matahari bagi kesejahteraan rakyat, matahari bagi keadilan, matahari bagi masa depan bangsa yang lebih membanggakan. Berbakti demi negeri," kata ilustrator dalam iklan Hatta yang ditampilkan di salah satu televisi swasta. Iklan itu diakhiri dengan ajakan Hatta untuk bersama-sama membesarkan PAN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain beriklan di televisi, Hatta juga memasang iklan satu halaman penuh di berbagai media cetak nasional. Iklan ini dipasang tidak hanya sekali tetapi beberapa kali sehingga seperti menunjukkan memang Hatta satu-satunya calon ketua umum PAN yang paling siap dari segi visi dan materi.
Iklan yang dipasang di salah satu media cetak nasional misalnya berbunyi 'Sekarang saatnya PAN kembali menjadi matahari harapan negeri'. Hatta berkomitmen jika menjadi ketua umum PAN menggantikan Soetrisno Bachir akan membawa partai berlambang matahari itu melanjutkan amanat reformasi yang belum tuntas.
"Sejalan dengan sejarah kelahiranya, PAN harus kembali menjadi partai yang terdepan dalam mengemban amanat rakyat, melanjutkan cita-cita reformasi, mengawal demokrasi, persatuan dan kesatuan negeri dan memastikan arah pembangunan yang benar-benar berpihak pada semua,".
"PAN adalah matahari harapan, matahari bagi kesejahteraan rakyat, matahari bagi keadilan matahari bagi masa depan bangsa yang lebih membanggakan." Itulah tulisan dalam iklan Hatta yang dipasang di beberapa media cetak nasional secara bergiliran. Iklan Hatta diakhiri dengan tulisan besar 'Berbakti Demi Negeri' dengan didampingi foto Hatta dalam ukuran besar.
(yid/iy)











































