Pemerintah Cina Pastikan 7 Warganya Telah Diculik di Irak

Pemerintah Cina Pastikan 7 Warganya Telah Diculik di Irak

- detikNews
Senin, 12 Apr 2004 15:01 WIB
Jakarta - Pemerintah Cina mengkonfirmasi bahwa tujuh warga negaranya telah diculik di Irak. Pemerintah Beijing pun menyerukan warga sipil Cina yang berada di Irak untuk waspada."Tujuh pekerja Cina dari provinsi telah diculik di daerah Fallujah, Irak," demikian Kementerian Luar Negeri Cina dalam statemen singkatnya, tanpa memberikan keterangan detail."Dikarenakan situasi saat ini di Irak, Kementerian Luar Negeri Cina menyerukan warga negara Cina untuk sebisa mungkin menghindari pergi ke Irak," demikian imbauan Kementerian Luar Negeri Cina seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (12/4/2004). "Bagi mereka yang telah berada di Irak, mereka harus waspada dan melindungi diri mereka sendiri. Mereka harus memperkuat langkah-langkah perlindungan dan mengambil inisiatif untuk menghubungi tim diplomatik Cina di Irak," demikian statemen Kementerian."Sebelumnya, kantor berita resmi Cina, Xinhua melaporkan bahwa tujuh warga Cina yang masuk ke Irak dari Yordania telah diculik sekelompok bersenjata. Xinhua mengutip keterangan seorang diplomat Cina di ibukota Baghdad. Menurut Xinhua, koresponden televisi Al Arabiya di Fallujah telah mewawancarai beberapa warga asing yang dibebaskan para penculik, Minggu (11/4/2004) kemarin. Menurut mereka, ketujuh tawanan Cina tersebut dalam kondisi sehat.Ketujuh pria Cina yang disandera itu berasal dari provinsi Fujian. Yang tertua berusia 49 tahun, sementara paling muda berusia 18 tahun. Xinhua tidak menyebutkan apa yang tengah dilakukan ketujuh orang itu di Irak ataupun mengapa mereka menjadi target penculikan. (ita/)


Berita Terkait