Namun tim pengacara akan meminta terlebih dahulu kepada majelis hakim untuk membuka hasil penelitian tersebut. Karena dalam hasil penelitian itu, terungkap adanya pihak lain yang melakukan komunikasi dengan Nasrudin namun memakai nomor Antasari.
"Hari ini kita berikan hasilnya, yang mana hasilnya menunjukkan bahwa benar ada pihak lain yang menggunakan nomor telepon Antasari untuk mengancam atau berkomunikasi dengan almarhum Nasrudin," kata kuasa hukum Antasari, Ari Yusuf Amir, kepada detikcom, Selasa (5/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pihak lain tersebut menggunakan alat tertentu yang bisa menyadap nomor telepon Antasari seakan-akan itu dari nomor Antasari. Siapa pihak lain itu, kita simpulkan dia adalah otak dari semua ini," papar Ari.
"Makanya nanti kita sampaikan ke pengadilan, karena ini masalah kerahasiaan telekomunikasi. Kalau diizinkan, akan kita buka sehingga bisa terungkap siapa otaknya," ujarnya.
Apakah otak pelakunya adalah rival Pak Antasari, atau setidaknya memiliki memiliki pengaruh di negeri ini? "Tentunya begitu, dan dia menggunakan kaki tangannya. Itu nanti akan mengarah ke tokoh-tokoh tertentu," pungkasnya.
(anw/nrl)











































