"Saya mendukung cicak dan ICW agar Anggodo dijadikan tersangka. Tapi saya lebih berpendapat semakin dibutuhkannya penyidik-penyidik yang bukan berasal dari polisi dan jaksa," kata mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas kepada detikcom, Senin (4/1/2010) malam.
Para penyidik tersebut menurut Erry bisa saja berasal dari para pengacara, mantan jaksa, mantan polisi yang dianggap memiliki kemampuan serta profesional dalam melakukan penyidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk melatih para penyidik ini, imbuh Erry, KPK bisa juga melakukan kerjasama dengan pihak-pihak dari luar seperti FBI, negara-negara sahabat seperti Singapura, Australia, Malaysia dan sebagainya.
Dia mengatakan, dibutuhkan penyidik yang handal untuk menangani kasus korupsi yang besar. Dengan memiliki tim penyidik sendiri, justru KPK malah ikut meringankan tugas polisi dan jaksa.
"Dibutuhkan penyidik handal untuk menangani korupsi. Kalau KPK punya jaksa sendiri, nantinya malah bisa meringankan tugas polisi dan jaksa," tandas Erry.
(anw/mpr)











































