AJI Sesalkan Insiden Perayaan Natal

AJI Sesalkan Insiden Perayaan Natal

- detikNews
Senin, 04 Jan 2010 19:36 WIB
Jakarta - Insiden antara seorang jurnalis dan anggota Paspampres di penghujung 2009 jadi perhatian Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Mereka mengimbau Paspampres lebih simpatik dalam menjalankan tugas pengamanan Kepala Negara.

Lembaga tersebut juga menyesalkan tindakan yang dinilai menghalang-halangi pelaksanaan tugas jurnalistik. Imbauan dan penyesalan ini disampaikan Ketua AJI Jakarta Wahyu D melalui rilis yang detikcom terima, Senin (4/12/2010).

"Mengimbau petugas Paspampres untuk bersikap lebih simpatik dalam menjalankan tugas mengamankan Kepala Negara dengan tetap menghormati profesi lainnya yang juga dilindungi peraturan perundang-undangan," kata Wahyu.

Insiden terjadi di sela puncak peringatan nasional Hari Natal 2009 yang berlangsung pada 27 Desember 2009 di Gedung JCC, Jakarta. Paspampres melarang Ade Mayasanto -reporter dari Persda Network- memasuki lokasi acara karena dinilai terlambat sebab Presiden SBY sudah tiba.

Karena mendapat informasi yang sebaliknya, Ade bersikeras untuk memasuki ruangan. Kepada komandan yang bertugas, Ade menyampaikan keluhannya dan menyebut salah satu Paspampres di pintu masuk telah berbohong.

Rupanya kata-kata Ade membuat si komandan tersinggung. Ade lalu berniat untuk meninggalkan lokasi karena situasinya mulai memanas. "Ya sudah Ndan (dari kata komandan)," ujar Ade sambil menepuk lengan si komandan.

Tepukan tersebut ditanggapi lain oleh si komandan. "Kamu menantang saya?" hardiknya. Ade membalasnya dengan menolak menunjukkan kartu tanda pengenal untuk diperiksa. "Anda tidak berhak memeriksa kartu saya," kata dia.

Ketegangan antara dua orang menarik perhatian beberapa anggota lain Paspampres yang berjaga di lokasi. Mereka memiting leher Ade lalu mengambil paksa kartu identitasnya.

Selanjutnya Ade membawanya ke Pos Polisi yang berada di area parkir timur Senayan. Dia dituduh mengganggu ketertiban umum.

(lh/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads