Ketua KPPS: Pemilu Diulang? Takkan Ada yang Mau Ngurusin

Ketua KPPS: Pemilu Diulang? Takkan Ada yang Mau Ngurusin

- detikNews
Senin, 12 Apr 2004 13:01 WIB
Jakarta - Bagaimana rasanya jadi petugas pemilu, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), misalnya? Aduh, melelahkan, Tidak sebanding honornya. Pasti begitu kira-kira jawaban pada umumnya.Lhadalah sekarang pemilu diusulkan diulang lagi. Siapa yang mau jadi ketua KPPS dan anggotanya? "Tidak ada yang mau ngurusin," begitu komentar Haryono Diro, salah satu ketua KPPS di wilayah Bekasi, dalam e-mailnya pada redaksi, Senin (12/5/2004).Berikut cerita Haryono tentang letihnya mengurusi coblosan:Jika pemilu diulang, maka saya yakin banyak KPPS dari ketua sampai anggota tidak ada yang mau ngurusin. Pasalnya kita sudah dikerjain dengan kerja ekstra karena banyaknya partai peserta pemilu. Eh sekarang mau dikerjain lagi oleh mereka.Kebetulan saya salah satu Ketua KPPS di wilayah Bekasi dari sekian ratus KPPS yang ada. Keterlibatan saya menjadi ketua pun karena terpaksa, sebab tak satu pun warga yang bersedia menjadi ketua. Dan akhirnya dengan mengeluarkan tenaga ekstra saya saya laksanakan tugas itu dengan penuh tanggung jawab. Siang kerja, malam ngurusin pemilu, rapat di kelurahan dll sampai larut malam. Yang paling capek adalah ketika hari H tanggal 5 April dimana saya harus bertugas sampai pukul 01.00 WIB dan saya yakin KPPS lain juga mengalami hal yang sama.Saya tidak habis pikir dengan para elit politik yang tidak mengerti dengan kondisi bangsa ini. Ternyata hanya modal banyak bicara untuk bikin partai tanpa tahu bagaimana membuat sistem agar partai berjalan dengan manajemen yang baik yang pada akhirnya dilirik rakyat dan dipercaya untuk mewakili aspirasinya. Mereka tidak berpikir bahwa rakyat bingung dengan banyaknya partai peserta pemilu dan tampaknya mereka tidak tahu bahwa sebenarnya rakyat tidak butuh pemilu, rakyat hanya butuh rasa aman, bisa makan 3 x sehari, itu saja. (nrl/)


Berita Terkait