"Tidak banyak anak bangsa yang bisa menjadi pemimpin negara, maka setiap mantan presiden layak diberi gelar pahlawan nasional," kata Ketua FPG Setya Novanto, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/12/2009).
Dia mengakui bahwa sebagai manusia biasa, sudah pasti pemimpin negara punya kekurangannya. Termasuk adanya kasus atau masalah yang sempat mengemuka di masa pemerintahannya mereka masing-masing.
Tetapi kekurangan dan masalah yang ada tidak serta menghapus begitu saja jasa besar mereka bagi bangsa dan negara. Sisi positif tersebut bahkan dinilai jauh lebih penting. Berangkat dari pemikiran tersebut maka FPG memperjuangkan pemberian gelar pahlawan nasional bagi Gus Dur dan Soeharto.
"Pak Harto dan Gus Dur memiliki jasa besar, itu fakta. Kami berpandangan keduanya layak jadi pahlawan dan ini akan kami sampaikan dalam rapat paripurna nanti," ujar Setya.
(lh/nrl)











































