Freeport Akhirnya Layani BBM Garuda di Bandara Timika Lagi

Garuda Tak Diberi BBM

Freeport Akhirnya Layani BBM Garuda di Bandara Timika Lagi

- detikNews
Senin, 04 Jan 2010 11:08 WIB
Freeport Akhirnya Layani  BBM Garuda di Bandara Timika Lagi
Jakarta - Pilot Garuda Indonesia yang pesawatnya ditolak oleh PT Freeport Indonesia saat akan mengisi bahan bakar di Bandara Timika disodori surat yang isinya tak bisa mengisi avtur pesawat Garuda mulai 3 Januari. Namun surat itu hanya berusia sehari. Mulai hari ini Garuda bisa mengisi BBM lagi.

"Berkaitan dengan kejadian penerbangan GA 652 pada Minggu 3 Januari, Garuda sempat menerima surat yang ditandatangani oleh Kepala Bandar Udara Timika yang menyampaikan bahwa efektif mulai tanggal 3 Januari, tidak dapat mengisi atau me-loading BBM avtur untuk pesawat Garuda sampai pemberitahuan lebih lanjut," ujar Kepala Humas Garuda Pujobroto pada detikcom, Senin (4/1/2009).

Namun, entah mengapa pada pagi hari ini, Senin (4/1/2009), pihak Bandar Udara Timika telah mencabut surat tersebut. Setiap pesawat Garuda kini diizinkan kembali untuk mengisi bahan bakar di Bandar Udara Timika.

"Dinyatakan bahwa sudah memungkinkan atau sudah bisa dilaksanakan kembali pengisian bahan bakar avtur untuk pesawat-pesawat Garuda," jelas Pujo mengutip pernyataan pihak Bandar Udara Timika.

Seperti diberitakan, peristiwa ini terjadi saat pesawat GA 652, rute Jakarta-Denpasar-Timika-Jayapura yang berangkat dari Jakarta, Minggu pagi, tak bisa mendarat di Timika karena cuaca buruk. Pesawat didivert ke Jayapura. Begitu cuaca Timika bagus, pesawat GA 652 terbang dari Jayapura-Timika.

Pada saat di Jayapura, pilot pesawat GA 652 bernama Achdiyat menolak rombongan Presdir Freeport yang akan berangkat ke Timika. Alasannya, rombongan Presdir Freeport bertiket pesawat dengan penerbangan GA 653. Pihak Freeport tetap ngotot, tapi Garuda menolak. Karena sesuai aturan, pesawat dalam kondisi divert, tidak boleh terima menerima penumpang selain yang tercatat di manifest.

Sampai akhirnya pesawat GA 652 mendarat di Timika dan harus mengisi bahan bakar guna meneruskan perjalanan ke Jayapura kembali, lalu ke Timika-Denpasar-Jakarta. Pesawat yang telah berganti nomor menjadi GA 653 dan dipiloti Manotar Napitupulu itu tak dilayani oleh Freeport, diduga karena insiden penolakan mengangkut rombongan bos Freeport tersebut.

Freeport telah menyangkal hal tersebut. Yang benar, karena stok BBM di Bandara Timika terbatas, sehinga Freeport lebih mengutamakan armadanya. (nvc/nrl)


Berita Terkait